Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Februari 2012

Jalan Sehat Bersama 17 Februari 2012

Pasukan siap untuk diberangkatkan
Untuk yang kedua kalinya Dinas Pengairan Kabupaten Purworejo mengadakan jalan sehat bersama. Seperti edisi yang pertama pada bulan Januari lalu, jalan sehat kali ini juga diikuti seluruh staf, baik dari kantor Dinas sendiri maupun dari kantor UPT. Dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Ir. SUSANTO, Sp.I, jalan sehat kali ini mengambil rute tengah kota, setelah pada jalan sehat terdahulu mengambil rute pingir kota.

Start pada Pukul 07.15 WIB, rombongan jalan sehat mengambil arah utara melalui Jalan Mayjend Sutoyo. Sempat berhenti sebentar di depan Museum Tosan Aji karena ada pengibaran Sang Saka Merah Putih pada Dinas Pendidikan, rombongan lalu melanjutkan perjalanan melewati depan Masjid Agung Darul Muttaqien Kauman. Sampai perempatan TBA, rombongan mengambil rute kanan untuk melalui Pendopo Kabupaten di Jalan Setiabudi. Dari Jalan Setiabudi, lalu belok kekiri untuk melalui Jalan Jend. Urip Sumoharjo. Sampai didepan Pasar Suronegaran, rombongan belok kekanan mengambil rute Jalan Pramuka. Sampai perempatan kembang, belok kanan lagi menuju Jalan KH Ahmad Dahlan, terus melalui depan Universitas Muhammadiyah Purworejo. Dari UMP, rombongan belok kekanan melalui Jalan Jenderal Ahmad Yani menuju alun-alun. Dari Alun-alun, rombongan lalu kembali ke Kantor Dinas melalu Jl. Proklamasi.

Jalan sehat kali ini dimeriahkan dengan adanya doorprize. Sebanyak 17 buah doorprize disiapkan panitia untuk menambah semangat peserta jalan sehat. Diharapkan dengan adanya kegiatan yang diagendakan pada Jumat Ketiga tiap bulan ini, benar-benar menjadi ajang silaturahmi rutin bagi seluruh staf Dinas Pengairan Kabupaten Purworejo, sehingga dapat meningkatkan kekompakan. Jalan sehat yang akan datang dijadwalkan pada tanggal 16 Maret 2012. <rvd>

Minggu, 22 Januari 2012

Turnamen Sepakbola Antar SSB Di Alun-alun Purworejo

Turnamen antar SSB di Alun-alun Purworejo
Euforia sepakbola di kota-kota besar Indonesia tampaknya menular sampai ke daerah, tak terkecuali di Purworejo. Setelah penampilan ciamik Timnas Piala AFF, dilanjutkan dengan lolosnya Indonesia ke fase grup penyisihan Piala Dunia zona Asia, dan terakhir penampilan trengginas Garuda Muda di ajang Sea Games, fanatisme masyarakat terhadap sepakbola terus meningkat. Mereka seolah tidak peduli bahwa faktanya belum satu gelar juara pun diraih skuad Garuda di beberapa turnamen tersebut. Kisruh PSSI yang tak kunjung usai hingga Liga Utama yang terpecah menjadi dua tidak dapat menghentikan antusiasme masyarakat terhadap sepakbola.

Hal tersebut juga dirasakan di Kabupaten Purworejo, setidaknya memasuki tahun baru 2012 ini. Setelah beberapa waktu lalu dilakukan launching tim Persekabpur yang akan berlaga di kompetisi LPIS, pada Minggu 22 Januari 2012 diadakan turnamen sepakbola Bogowonto Cup. Turnamen sepakbola antar Sekolah Sepakbola (SSB) yang terbagi menjadi tiga kelompok umur ini dijadwalkan berlansung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 22, 23 dan 29 Januari 2012.

Antusiasme para pengelola SSB yang tinggi menjadikan turnamen yang dilaksanakan di Alun-alun Purworejo ini menjadi sangat meriah. Terbukti, peserta dari luar daerah rela datang ke Purworejo untuk ikut bersaing dalam turnamen ini. Beberapa SSB dari Kebumen, Magelang, Temanggung, bahkan Kota Bandung ikut mengirimkan bibit-bibit terbaik mereka. Salah seorang pengelola SSB di Purworejo mengatakan bahwa timnya mengikuti semua kejuaraan yang ada dengan mengirimkan tiga tim, masing-masing U-11, U-13 dan U-15.

Menurut salah seorang panitia, Martin, Turnamen Bogowonto Cup ini rencananya akan dilaksanakan rutin setiap tahun. Turnamen sejenis ini memang sangat dibutuhkan untuk menggali bakat-bakat pesepakbola di berbagai kelompok umur, sehingga nantinya Purworejo dapat berbicara banyak di pentas sepakbola Nasional. Setidaknya dengan adanya event semacam ini, menjadikan Purworejo lebih meriah, serta minat warga tetangga untuk mengunjungi Purworejo juga meningkat.<rvd>

Jumat, 12 Agustus 2011

FUTZAL, Salah Satu Alternatif Untuk Refreshing

Futzal, sarana refreshing di tengah kejenuhan kerja
Halo Purworejo...

Tidak terasa bulan Ramadhan sudah memasuki hari ke-duabelas. Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan lahir bathin untuk terus menjalankan ibadah di bulan yang suci ini.

Kali ini penulis akan berbagi mengenai salah satu cara bagi kita untuk refreshing. Bermain futzal bisa menjadi salah satu alternatif untuk refresing. Beban pekerjaan kantor kadang membuat kita sedikit stress, sehingga tidak ada salahnya kita meluangkan waktu sejenak untuk bermain futzal. Bermain futzal juga bisa bermakna ganda, selain untuk melakukan refreshing, kita juga dapat menjaga kebugaran tubuh. Ya, dengan bermain futzal, semua organ tubuh kita bergerak, sehingga fikiran fresh, badan pun terasa sehat. Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat.

Di Purworejo sendiri, setidaknya terdapat lima lapangan yang dapat kita sewa untuk kita gunakan bermain futzal. Lapangan-lapangan tersebut sangat bervariasi, baik model, fasilitas, maupun pelayanannya. Tentunya dengan harga sewa yang bervariasi pula. Biasanya satu paket sewa sudah termasuk bola yang dapat kita gunakan selama bermain. Di Pangenrejo terdapat lapangan futzal ‘Dwi Tunggal’ yang terbuat dari karpet fiber. Terdapat fasilitas toilet untuk sekedar membersihkan tubuh sehabis bermain. Bermain futzal di lapangan jenis ini sangat menguras tenaga. Permukaan lapangan yang keras menyebabkan otot-otot kaki kita cepat capai. Selain itu arah pergerakan dan pantulan bola cenderung liar. Dan, hati-hati jika anda terjatuh karena bisa saja menyebabkan lecet-lecet pada bagian tubuh tertentu.

Selanjutnya, di Brengkelan, belakang Plaza, terdapat lapangan futzal ‘Pacific’ yang terbuat dari karpet kain. Disini juga terdapat fasilitas toilet ditambah parkir gratis. Bermain futzal di lapangan jenis ini lebih menghemat energi. Permukaan lapangan yang lunak membuat pergerakan kita lebih nyaman. Selain itu arah pergerakan dan pantulan bola juga cenderung tidak liar, lebih mudah dijinakkan. Tapi hati-hati kalau anda bermain di lapangan jenis ini, usahakan jangan sampai terjatuh (kalau perlu jadi penonton saja,hehe..), karena sekali anda terjatuh akan sangat beresiko lecet-lecet alias kulit anda terkelupas. Berdasarkan pengalaman penulis ketika pertama kali bermain di lapangan jenis ini, penulis pulang dengan membawa oleh-oleh lecet-lecet di bagian lengan dan kaki.

Ada juga lapanga futzal di daerah Banyuurip, tepatnya di GOR WR. Supratman serta di daerah Kutoarjo. Lapangan GOR terbuat dari papan, sedangkan yang di Kutoarjo penulis belum tahu dikarenakan belum pernah mancoba. Yang paling mantab tentunya lapangan futzal AJS di daerah Klepu Kecamatan Butuh. Lapangan yang terdapat di perbatasan Klepu dan Wironatan ini baru dibuka pada tanggal 6 Agustus kemarin. Bermain di lapangan yang terbuat dari rumput sintetis ini serasa bermain di stadion-stadion megah di Timur Tengah. Ya, stadion di Timur Tengah memeng rata-rata menggunakan rumput sintetis. Konon, biaya untuk membuat lapangan futzal AJS dengan rumput sintetis ini mencapai Rp. 150 juta. Dengan permukaan lapangan yang sangat lunak, membuat kita bisa bermanuver sesuka hati (palagai kalau musuhnya sedang tidur, hehe..), melakukan permainan tiki taka ala Barcelona pun bisa. Pergerakan dan arah pantulan bola pun cenderung mudah dijinakkan. Dan, satu lagi, anda tidak perlu khawatir terjatuh, karena kalaupun anda terjatuh, dijamin kaki dan lengan anda tetap utuh, tidak lecet-lecet. Kelebihan lain dari lapangan AJS ini adalah terdapat musholla-nya, disamping tentunya fasilitas parkirnya yang juga gratis.

Itulah beberapa hal yang dapat dijadikan pertimbangan ketika anda hendak bermain futzal. Anda bisa memilih sesuai jenis lapangan, fasilitas serta pelayanannya. Tentunya dengan harga yang bervariasi. Tarif sewa per jam-nya mulai 20 ribu sampai 100 ribu, tergantung jenis lapangan dan waktunya. Biasanya pada kisaran jam 5 sore sampai malam sewanya lebih mahal dibanding waktu lainnya. Yang paling mahal tentu lapangan futzal AJS, seperti banyak orang orang bilang, ‘Ada harga ada rupa’. Jika anda menginginkan kualitas lebih, tentu anda harus berani membayar lebih. Nah, kalau anda sudah menentukan tempat serta waktunya, segeralah booking dengan memberikan uangmuka.

Demikianlah, sedikit yang penulis bisa bagikan, semoga bermanfaat. Selamat mencoba bagi yang belum pernah, dan lanjutkan bagi yang sudah biasa bermain futzal.M.Faisol Reza-Rvd.
 
catatan: 
Penulis adalah staf Dinas Pengairan Kab. Purworejo
Lulusan TH. 2005 Diploma 3 TI POLSA Kutoarjo